Workshop Sistem Manajemen Di Pondok Pesantren Darul Hijrah Tegal

Tegal – Selama dua hari (22-23/11/2025), para peserta meninggalkan rutinitas harian demi satu tujuan: memperkuat manajemen organisasi agar pelayanan kepada santri, walisantri, dan masyarakat berlangsung semakin profesional. Semangat itu tampak dari cara mereka berdiskusi, mencatat, dan saling bertukar pandangan, menandakan besarnya harapan akan sebuah sistem yang lebih rapi, terukur, dan berorientasi pada masa depan.

Workshop Sistem Manajemen Pondok Pesantren Daarul Hijrah Kota Tegal terselenggara dengan dukungan kolaboratif dari Riung Education Center (REC), PT Riung, BMH, UMMI Foundation, Griya Parenting Indonesia, serta Ponpes Daarul Hijrah sendiri. Bertempat di Aula Pondok Pesantren Daarul Hijrah kota Tegal  yang diikuti oleh 29 anggota pengurus sebagai peserta.

Rangkaian pelatihan berjalan sangat intensif dan penuh antusias yang difasilitasi oleh dua trainer berpengalaman, Ustadz Drs. Miftahul Jinan, M.Pd.I., LCPC., dan Ustadz Anwari Nuril Huda, S.Sos.I., M.A.

Pesantren Daarul Hijrah yang saat ini menaungi sekitar 90 santri dikenal memiliki budaya organisasi yang kuat dan tertata rapi. Standar kebersihan lingkungan, layanan tamu, kedisiplinan harian, hingga pengawalan terhadap ibadah santri terbukti berjalan dengan baik dan konsisten. Budaya ini menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan workshop, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pengurus memiliki komitmen tinggi terhadap kualitas penyelenggaraan pesantren.

Materi pelatihan menggunakan pendekatan yang lebih aplikatif dan sistematis, antara lain Focus Group Discussion (FGD), Level of Leadership, hingga pembahasan menyeluruh mengenai Sistem Manajemen Pondok Pesantren dan Boarding. Dalam sesi tersebut, peserta mendalami aspek-aspek penting seperti Key Activities, Jobdesk, Key Performance Indicators (KPIs), Reports, serta penyusunan Standard Operating Procedure (SOP).

Sebagai tindak lanjut, setiap seksi organisasi diberikan tugas untuk merampungkan dokumen Key Activities, Jobdesk, KPIs, SOP, dan format Reports masing-masing. Rencana Tindak Lanjut (RTL) ini direncanakan akan selesai dalam waktu dua pekan setelah workshop. Selain itu, layanan konsultasi dan pendampingan intensif akan dilanjutkan selama minimal 30 hari ke depan, memastikan hasil pelatihan benar-benar terimplementasi secara optimal.

Keseriusan peserta tergambar pula dari testimoni Habib Abdurrahman, Ketua Seksi Keamanan Ponpes Daarul Hijrah. Ia menyampaikan rasa syukur dan manfaat besar yang ia peroleh, terutama dalam memahami lebih dalam mengenai pengelolaan organisasi, penyusunan KPIs, serta kedetailan SOP di setiap jobdesk. Baginya, pelatihan ini membuka wawasan baru yang sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab yang ia emban.

Keunggulan program yang dibawakan oleh Griya Parenting Indonesia juga mendapat apresiasi luas. Mulai dari materi yang sangat aplikatif, desain pelatihan yang komprehensif, tim trainer yang berpengalaman, hingga pendampingan lanjutan yang intensif, semuanya menjadi nilai tambah yang memperkuat proses pembelajaran para pengurus.

Semoga Workshop Sistem Manajemen ini membawa peningkatan kemampuan organisasi yang signifikan bagi seluruh pengurus Ponpes Daarul Hijrah. Dengan manajemen yang lebih tertata, layanan terbaik bagi santri, wali santri, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan. Amin. (IA)

Share Box