Mendidik Anak saat Sukses

Bagi kita para penggemar sepakbola apalagi fans berat club Barcelona sangat mengenal dengan Carles Puyol. Pemain senior Barca berambut kriwil dan sering menempati posisi center back di timnya.

Ada alasan mengapa tulisan ini melibatkan pemain tersebut. Pada laga Barcelona melawan Rayo Vallecano di markas Vallecano pada menit 77 gelandang muda Barca yang bernama Thiago Alcantara berhasil menjebol gawang Rayo. Pemain muda ini melakukan selebrasi gol bersama Dani Alves dengan berdansa “Tchu Tacha Tcha”.

Aksi dua pemain tersebut mengundang sorakan para pendukung tuan rumah. Sesaat kemudian Puyol menghampiri mereka dan meminta keduanya menghentikan tarian. Dari raut wajahnya, bek senior itu terlihat marah dan kurang menyukai selebrasi gol tersebut.

Apa yang dilakukan oleh kedua pemain Barca di atas sangat sering dan wajar terjadi di dunia Sepakbola, tetapi Puyol memandang bahwa apa yang dilakukan oleh kedua rekan timnya telah membuat pendukung tim lawan kurang nyaman dan berlebihan. Sehingga ia segera menghentikan tarian tersebut. Kita memang harus mengalahkan lawan, tetapi jangan sampai menghinanya.

Sebentar lagi anak-anak kita yang duduk di kelas akhir pada jenjang SMU, SMP dan SD akan segera mendapatkan hasil UNASnya. Mayoritas dari mereka memang akan lulus, tetapi ada sebagian yang lain harus menerima kenyataan tidak lulus. Sebagaimana seorang pemain sepakbola yang baru saja menjebol gawang lawan, maka ia akan melakukan selebrasi, maka seorang anak yang mengetahui kelulusan ujiannya ia juga dapat melakukan selebrasi.

Kita dapat mengambil pelajaran dari sikap sportif Carles Puyol untuk anak-anak kita, mereka dapat melakukan selebrasi atas kelulusan mereka. Tetapi hindarilah selebrasi yang berlebihan dan mengganggu kenyamanan orang lain.

Apalagi sebagai orang Islam, mereka seharusnya sudah mengetahui bagaimana seorang muslim mensyukuri atas nikmat yang mereka peroleh. Mengucapkan Alhamdulillah, melakukan sujud syukur, berterima kasih kepada orang-orang yang berjasa, dan melakukan kebaikan atas nikmat yang telah ia peroleh.

Selamat mempersiapkan anak untuk lulus di dalam melakukan selebrasi kelulusan mereka.

Drs. Miftahul Jinan, M. Pd, I., LCPC

Direktur Griya Parenting Indonesia

Disadur dari buku “Anakku Hanya Pintar Sekolah”

___________________

**) Kami mengundang Bapak/Ibu, Ustadz/ah untuk mengisi rubrik “Inspirator”. Alternatif tema tulisan berupa dunia pendidikan maupun pengasuhan (parenting). Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: griyaparentingindonesia2@gmail.com lalu mohon konfirmasi ke nomor +62 857-1735-3824 atas kiriman tersebut
**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi Griya Parenting Indonesia.