1. Salam Hormat dan Takdzim
Sampaikan salam kami (pengurus pesantren/boarding dan ustadz/ustadzah) kepada bapak/ ibu kalian. Salam hormat dan takdzim kami kepada semua keluarga di rumah
2. Libur Pesantren, Bukan Berarti Libur Segalanya
Makna liburan bukan semua libur, libur dari shalat Jamaah, libur dari Tartil Al Qur’an dll. Banyak anak yang menggunakan waktu liburan hanya untuk menonton TV, main game, main HP dan lain-lain. Aktifitas ini semua tentu kurang baik dan kurang produktif bagi anak-anak.

3. Tetap Istiqamah Melaksanakan Aktifitas Baik
Makna liburan lebih pada pergantian jenis kebaikan yang kita lakukan. Sementara beberapa aktifitas yang sudah baik selama di pesantren/boarding harus tetap di istiqamahkan selama masa liburan. Seperti shalat Jamaah, Tartiil Al Qura’an, bersih lingkungan (kamar, rumah dll)
4. Memfasilitasi Buku Mutabaah Yaumiyyah
Maka selama liburan ini ustadz dan ustadzah membawakan buku mutabaah yaumiyyah sebagai sarana pendorong kita untuk tetap istiqamah menjalankan kebaikan selama kita di keluarga
5. Menunjukkan Prilaku Baik Setiap Hari
Bantuan terbesar bagi kami dan para ustadz/ustadzah dari kalian selama liburan adalah menunjukkan kebaikan perilaku sehari-hari kepada orangtua, saudara-saudara dan masyarakat.

6. Mendidik Perubahan Sikap Anak
Keberhasilan pendidikan di pesantren/boarding bukan hanya pada aspek akademis saja tetapi lebih dari itu perubahan sikap anak-anak lebih baik. Lebih mentaati dan menghormati orangtua, lebih menyayangi saudara, lebih tanggap terhadap tugasnya-tugas keluarga dll.
7. Rencana Meningkatkan Keterampilan
Beberapa anak sudah merencanakan selama liburannya untuk meningkatkan keteranpilan bahasa Inggrisnya, Kursus komputer, menambah hafalan Al Qur’an, belajar matematika dll.
8. Psikologis Santri Lebih Fresh
Salah satu target dari liburan ini adalah kondisi psikologis lebih fresh. Karena tantangan belajar pada semester kedua lebih berat terutama pada kakak kelas 9 dan kelas 12.

9. Aturan Tidak Membawa Barang Tertentu ke Pesantren
Setelah liburan usai segera kembali lagi ke pesantren/boarding tanpa membawa hal-hal yang tidak diperkenankan di pesantren/boarding. Sering barang-barang tersebut mengingatkan kembali anak akan nostalgia selama di rumah
10. Kembali Fokus pada Kegiatan Pesantren
Pasca liburan segera kita menyesuaikan dengan aktifitas boarding yang ada dan meningkatkan fokus pada belajar dan tahfidz kembali.
Drs. H. Miftahul Jinan, M.Pd.I., LCPC
Direktur Griya Parenting Indonesia
_________________
**) Kami mengundang Bapak/Ibu, Ustadz/ah untuk mengisi rubrik “Inspirator”. Alternatif tema tulisan berupa dunia pendidikan maupun pengasuhan (parenting). Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: griyaparentingindonesia2@gmail.com lalu mohon konfirmasi ke nomor +62 857-1735-3824 atas kiriman tersebut
**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi Griya Parenting Indonesia.


