Admin Web

Admin Web

Literasi Emosi Part 9: Malu

Tatapan yang tadi lurus tiba-tiba turun, menghindari kontak mata. Kepala sedikit menunduk, seolah ada sesuatu yang ingin disembunyikan sekaligus dijaga. Di bibir muncul senyum kecil, bukan senyum lepas karena bahagia, tapi senyum canggung. Yap, aku mengamati bahasa tubuh itu ketika…

Moralitas Sosial (Usia 14-20 Tahun)

Hari ini saya membaca berita dalam sebuah Koran pagi tentang aksi geng motor “bringas” di Cirebon. Korban dari aksi mereka adalah 3 orang pemuda yang kebetulan sedang jalan-jalan malam itu dan tiba-tiba diserang oleh anggota geng ini dengan jumlah lebih…

Literasi Emosi Part 8: Iri

Sore itu, ayah berkata dengan bangga, “Kakak hebat ya, tasminya sukses, 5 juz sekali duduk. Barakallah.” Adik yang duduk di sebelahnya ikut tersenyum. Tapi setelah itu ia jadi lebih diam. Di dalam hatinya ada perasaan yang sulit diakui: bukan tidak…

Literasi Emosi Part 7: Harap

Kemarin kita membahas emosi takut, sekarang kita bahas pasangannya : harap. Saat lulusan SMA mengerjakan tes masuk kuliah, ada takut tentang kemungkinan gagal dan mengecewakan. Ada harap tentang pintu masa depan yang mungkin terbuka. Dalam setiap peristiwa yang tak pasti,…

Literasi Emosi Part 6: Takut

Anak takut pada orang tua.Bawahan takut pada atasan.Pekerja takut dipecat.Orang kaya takut miskin.Orang sehat takut sakit.Orang muda takut menua.Orang yang menua takut mati. Sepertinya hidup manusia memang berjalan berdampingan dengan rasa takut. Kita takut ditolak. Takut tidak dicintai. Takut gagal.…

Sekolah Makin Modern, Tapi Anak Makin Jauh dari Alam?

Ada satu kesamaan yang selalu kita temukan dalam sejarah peradaban: manusia boleh membangun gedung-gedung megah, tetapi peradaban yang matang selalu menyisakan pohon. Pohon menjadi saksi sunyi bahwa di tempat itu pernah hidup manusia yang memahami makna keberlanjutan, bukan sekadar kemajuan.…

Teman Sebaya (Usia 8-14 Tahun)

Hari itu anak pertama kami Faqih (8,5 tahun) terlihat sangat gundah. Seluruh sudut ruangan rumah kami telah ia kunjungi. Ia kehilangan yoyo milik temannya yang dia pinjam dua hari lalu. Hari ini adalah hari di mana ia harus mengembalikannya. Anehnya…

Literasi Emosi Part 5: Nyaman

Kenapa kamu bisa dekat dengannya?Aku nyaman dengannya. Dalam situasi normal, saya akan senyum dalam hati cie cieee. Tapi situasinya tidak normal, yang ditanya adalah santri putra, yang dekat dengannya juga santri putra. Inilah petikan dialog konseling dengan tema orientasi sesama…

Literasi Emosi Part 4 : Sedih

Dalam sebuah sesi belajar literasi emosi, saya bertanya pada peserta : kapan terakhir kalian menangis? Pas ada kejadian apa? Jawabnya : Tadi malam, pas nonton k-drama. Sungguh jawaban yang tidak saya harapkan, jujur sih, begadang nonton drakor kemudian bangun kesiangan.…

Literasi Emosi Part 3: Lega

Marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, di waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yang baik. Bagaimana itu praktiknya? Beberapa pekan lalu, peserta magang di tempat kami bangun kesiangan. Sudah saya bangunkan beberapa kali,…