Literasi Emosi Part 8: Iri

Sore itu, ayah berkata dengan bangga, “Kakak hebat ya, tasminya sukses, 5 juz sekali duduk. Barakallah.” Adik yang duduk di sebelahnya ikut tersenyum. Tapi setelah itu ia jadi lebih diam. Di dalam hatinya ada perasaan yang sulit diakui: bukan tidak…










