“Komunikasi yang efektif bukan sekadar menyampaikan kata-kata, tetapi membangun jembatan pemahaman dan kepercayaan,” ujar Stephen R. Covey, pakar komunikasi dan kepemimpinan dunia. Ungkapan bijak ini seakan menemukan relevansinya dalam Workshop Komunikasi Efektif antara Musyrif dengan Walisantri yang diprakarsai Riung Education Center (REC) di Aula Pondok Pesantren Darul Falah Ponorogo; Minggu (14/9/2025).


Kegiatan ini diikuti 60 peserta yang merupakan delegasi terbaik dari sejumlah pesantren besar di Ponorogo, Madiun, Magetan, dan Nganjuk. Workshop menghadirkan tiga trainer berpengalaman: Ustadz Anwari Nuril Huda, S.Sos.I., M.A., Ustadz Farda Khoirul Roin, S.Psi., dan Ustadz Arif Anjaruddin, S.Pd.I.
Materi yang disajikan mencakup Prinsip-prinsip Komunikasi Efektif di Dunia Pesantren, Strategi Bijak Menyampaikan Kekurangan atau Masalah Anak kepada Walinya, serta Strategi Menghadapi Komplain Walisantri.

Suasana pelatihan berlangsung aktif dan berwarna, mengingat peserta merupakan perwakilan dari lembaga ternama, di antaranya Pesantren Anak Sholeh Baitul Qur’an Ponorogo, Pesantren Azmania Ponorogo, SMPIT PPTQ Insan Madani Madiun, PPMI Al Khair Ponorogo, YPP Miftahul Ulum Madiun, Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo, Pondok Pesantren Roudlotul Huda Magetan, Pondok Pesantren Al-Islam Joresan Ponorogo, hingga Pondok Modern Al-Islam Nganjuk.
Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah, Gus Riza Arif Achmadi, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar atas terselenggaranya pelatihan ini. “Semoga melalui workshop ini, para ustadz dan ustadzah semakin terampil dalam membangun komunikasi efektif dengan walisantri, serta senantiasa istiqamah dalam mengabdi,” ujarnya.

Keunggulan program dari Griya Parenting Indonesia dan diimplementasikan oleh REC ini terletak pada desain pelatihannya yang komprehensif, materi aplikatif, serta mentoring intensif yang dibawakan oleh para trainer berpengalaman. Target dari kegiatan ini adalah membekali peserta dengan keterampilan komunikasi positif sejak awal interaksi dengan orangtua santri, sekaligus menanamkan cara yang bijaksana dalam menyampaikan setiap permasalahan anak.

Workshop ini ditutup dengan doa bersama agar komunikasi yang efektif mampu memperkuat hubungan, sinergi, serta loyalitas antara musyrif dan walisantri. “Semoga dengan komunikasi yang baik, akan terbangun kepercayaan dan kebersamaan yang lebih kokoh. Amin,” demikian doa yang dipanjatkan bersama.
Tim Griya Parenting Indonesia


